Selasa, 21 Mei 2013

PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI

PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI

B. Prinsip Ekonomi
3. Pengertian Prinsip Ekonomi
         Adalah tindakan untuk mendapatkan hasil yang maksimun dengan pemanfaatan biaya tertentu
4. Politik Ekonomi
Adalah kebijakan yang dijalankan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat.
Contoh : kebijakan pemerintah untuk menjalankan politik moneter guna menanggulangi inflasi.
  politik moneter : Tindakan moneter pemerintah untuk menekan laju inflasi  dengan menaikkan diskonto, melaksanakan operasi pasar terbuka,dan meningkatkan cadangan umum bank komersial.          

C.   Motif Ekonomi
2. Pengertian Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah untuk melakukan tindakan ekonomi dalam rangka mencapai kemakmuran. Dengan motif ekonomi orang melekukan kegiatan ekonomi, misal produksi suatu barang atau menjalankan sebuah perusahaan. akan tetapi yang jelas motif ekonomi mula-mula adalah golongan untuk kesejahteraan diri sendiri dan keluarga. setelah hasrat terpenuhi barulah muncul kehendak mensejahterakan pihak lain, atau pun tetap ada hubungannya dengan yang bermotifasi.

b)                                            Motif ekonomi individu atau perorangan
adalah dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi dalam rangka mencapai kemakmuran . walaupun org tersebut sudah makmur . tetap saja dia dia ingin membuka usaha baru. Misal memproduksi barang atau menjalankan suatu perusahaan .motif paling tinggi/mulia adalah membuka usaha nuk menolong orang lain
    b)Motif Ekonomi Perusahaan
    Perusahaan mempunyai 3 motif ekonomi, yaitu:
·     motif mencari keuntungan
     setiap perusahaan termotivasi melakukan kegiatan adalah rangka mencari keuntungan dengan kata lain 
     perusahaan selalu berorientasi.
·    motifasi memproduksi barang dengan harga murah
dalam rangka menang persaingan, perusahaan memiliki motif untuk memproduksi barang dengan harga murah tetapi mempunyai harga tinggi.
·    motif menjaga kontinuitas perusahaan
perusahaan didirikan dalam waktu yang tidak terbatas tetapi perusahaan tetap ada jika kesenambungannya dijaga yaitu tetapi memiliki laba.Sehingga pihak-pihak yang lain ada di perusahaan maelaksanakan aktifitasnya.


KONSUMEN DAN PRODUSEN

Kebutuhan dpt di penuhi benda pemuas kebutuhan yg berupa barang dan jasa .
  
 3 tujuan kgiatan kunsumsi
     Makan ,minum berpakaian adalah utuk memenuhi kebtuhan fisik scra lgsung artinya benda kunsumsi tersebut kmu  gunakan utk memenuhi kbthnmu hdup scara langsung

A. konsumsi
1. konsumsi ialah suatu bagian yg bertujuan utk mengurangi atau menghabiskan suatu benda ( barang dan jasa ) dlm rangka memenuhi kebutuhan 
2. ciri –ciri dan pembagian benda konsumsi
ciri - ciri benda konsumsi :
a. benda yg dikonsumsi ditujukan utk memenuhi kebutuhan hidup.Penggunaan gergaji,cangkul , mesin -mesin dan barang barang modal lainya yg bertujuan menambah faedah benda tidak termasuk  kegiatan konsumsi
b. manfaat ,nilai ataupun volume benda2.yg digunakan tersebut akan habis sekaligus atau berangsur angsur
pembagian habis / tidaknya benda konsumsi:
a. benda yg habis sekali pakai : makanan,minuman,obat obatan
b. benda yg pemakaiannya berulang ulang : baju,tas,sepatu dll

  3 .tujuan kegiatan kunsumsi
Tujuan kegiatan konsumsi adalah utk memenuhi kebutuhan hidup secara langsung. Makan ,minum ,berpakaian adalah untuk memenuhi kebutuhan fisik secara langsung
B.   Teori perilaku kunsumen
Sumber daya yg tersedia sangat terbatas sedangkan pilihan kebutuhan tak terbilang banyaknya .
 Konsep Pilihan merupakan perilaku mendasar dari konsumen.Konsep dasar perilaku konsumen menyatakan bahwa konsumen pd umumnya berusaha untuk mencapai Utilitas (Utility}yg maksimal dari benda yang di konsumsinya.
 utilitas adalah seberapa besar sebuah barang atau jasa dapat memuaskan kebutuhan seseorang  atau ukuran kepuasan yg diterima dari penggunaan barang dan jasa..
utilitas nilai /guna adalah kata lain dari kepuasaan .
Walau tiap individu memiliki perbedaan kebutuhan,namun ada persamaan yaitu setiap kunsumen berusaha memaksimalkan kepuasaanya dlm mengkonsumsi barang.
Teori perilaku konsumen dpt menjelaskan bagaimana cara seseorang memilih suatu prodak yang diyakini memberikan kepuasan maksimum walaupun dibatasi oleh pendapatan dan barang barang
 Manfaat dan nilai guna suatu barang
Kegunaan benda
1.      Kegunaan berdasarkan bentuk (utility of form)
2.      Kegunaan berdasarkan tempat (utility of pleace)
3.      Kegunaan berdasarkan waktu (utility of time)
4.      Kegunaan berdasarkan kepemilikian (utility of possession / imnership)

b) Teori cardinal dan masalah kepuasan

 PENDEKATAN KARDINAL  ( sering juga disebut pendekatan marijinal utilty )

Pendekatan cardinal dlm analisis kunsumen didasarkan pada : tingkat kepuasan  atas konsumsi suatu barang dapat diukurnya dengan satuan seperti uang,jumlah,buah. Semakin besar jumlah barang yg di kunsumsi semakim besar juga tingkat kepuasaan kunsumen.
 Konsumen yang rasional akan berusaha memaksimalkan kepuasan dgn pendapatan yg dimilikinya  dan selalu membuat pilihan yang akan memberi mereka kepuasaan yg paling besar .

nilai guna total  : Kepuasan total  yg dinikmati konsumen atas barang/jasa secara keseluruhan
nilai guna marjinal /kepuasan marjinal : adalah tambahan kepuasaan yg dinikmati oleh kunsumen atas setiap tambahan barang /jasa yg dikonsumsinya

1.HUKUM GOSEEN 1  (sering juga disebut Hukum nilai guna marjinal yang semakin menurun)
menurut peneltian herman wenriich goseen  :

hukum goseen 1
Jika pemenuhan kebutuhan  akan suatu jenis barang dilakukan secara terus menerus,maka rasa nikmatnya mulamula akan tinggi,namun semakin lama kenikmatan tesebut akan smakin menurun sampai kahirnya mencapai batas jenuh

        2.HUKUM GOSEEN II

Manusia membutuhkan bermacam barang sementara penghasilan terbatas..shingga pemenuhan kebutuhan harus mempertimbangkan tingkat intensitas/mendesak/tidaknya  kebutuhan tersebut.
hukum goseen 2
Konsumen akan melakukan konsumsi sedemikian rupa sehingganilai guna marginal setiap barang dan jasa yang dikonsumsi akan sama.

Artinya nilai akhir dari masing masing produk yang dikonsumsi memiliki nilai yang sama.

C.  PRODUKSI
produksi adalah kegiatan menambah faedah suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan
 tujuanya adalah memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran.Kemakmuran dapat tercapai jika barang dan jasa tersedia mencukupi.
D.      FAKTOR PRODUKSI
adalah segala suatu yang di butuhkan untuk memproduksi barang dan jasa .
Factor factor produksi terdiri dari :
1. Faktor produksi alam / Faktor produksi asli.
Terdiri dari tanah ,air,sinar matahari,udara dan bahan tambang
2. Faktor produksi tenaga kerja
3. Faktor produksi produksi modal
4. Faktor produksi produksi keahlian

C.      TEORI PRODUKSI
 -faktor produksi di sebut juga masukan atau output
-faktor yang sbagai pengeluaran atau output cntoh produksi mabel

1. Klasifikasi faktor produksi
Untuk tujuan analisis proses produksi, faktor produksi (input) dapat dibedakan  :
-      Faktor produksi tetap adalah faktor  produksi yang tidak dapat diubah jumlahnya dalam waktu tertentu. Faktor produksi ini dapat diubah, tetapi dengan biaya yang sangat besar dan biasanya dalam jangka panjang. Contohoya adalah gedung, mesin, dan kendaraan.
-      Faktor produksi variabel adalah faktor produksi yang dapat diubah dengan cepat dalam jangka pendek. Contohnya adalah tenaga kerja dan bahan baku.
Keputusan - keputusan yang diambil oleh produsen berkaitan dengan penggunaan faktor produksi dibedakan atas :
-      Jangka pendek adalah periode waktu di mana minimal terdapat satu faktor produksi yang bersifat tetap ditambah dengan satu atau beberapa faktor produksi variabel.
-      Jangka panjang  merupakan periode waktu, di mana semua faktor produksi berubah. Dengan demikian dalam jangka panjang semua faktor produksi adalah variabel.
Jadi, konsep jangka waktu dalam hal ini tidak didasarkan pada periode waktu (hari, minggu, bulan, tahun), tetapi merupakan istilah paraa pakar ekenomi untuk tetap atau berubahnya faktor produksi.
 2.Perluasan Factor Produksi                              
Penambahan hasil produksi dapat dilakukan dengan jalan menambah factor produksi yang ada(ekstensifikasi) atau meningkatkan produktifitas factor produksi yang ada (intensifikasi).
Hal hal yang harus diperhatikan untuk meningkatan produksi :
 a.keterbatasan factor produksi
       setiap daerah memiliki sumber daya alam yang berbeda. Misalnya, pulau jawa dan bali memiliki perkembangan penduduk yang begitu pesat sehingga lahan pertanian menjadi sangat terbatas. Meningkatkan hasil pertanian tidak mungkin dilakukn dengan lahan baru. Oleh karena itu, meningkatkan produksi pertanian di pulau jawa akan lebih cepat jika dilakukan dengan cara intensifikasi. Misalnya, melalui perbaikan saluran irigasi,penerapan teknologi yang baik, pemupukkan,dan pembibitan yang baik.sedangkan peningkatan hasil produksi pangan diluar pulau jawa dan bali masih mungkin di lakukan dengan menambah areal pertanian (ekstensifikasi), yaitu dengan membuka lahan lahan pertanian baru yang saat ini belum di kelola dengan baik.
  b.besar kecilnya pengaruh penambahan input terhadap output
      kenyataan menunjukan bahwa penambahan luas tanah dan penduduk dengan biaya yang sama terhadap suatu produk dapat memberikan hasil yang berbeda.oleh karena itu,agar kuantitas output dapat meningkat,kita perlu memilih kombinasi input yang tepat.dalam meningkatkan produksi pertanian,perlu di teliti kombinasi penambahan input yang di perkirakan akan memberikan output paling besar (paling maksimal).apakah perlu dilakukan dengan menambah sumber daya alam,sedangkan sumbber daya lainya tetap atau menambah dua sampe tiga sumber daya.
c.Produk total, produk marjinal dan produk rata rata
Telah kamu ketahui bahwa dalam produksi diperlukan factor-faktor produksi atau input untuk menghasilkan barang dan jasa. petani jagung akan memerlukan lahan pertanian, bibit jagung, pupuk,peralatan,dan tenaga kerja.dalam hal ini,output yang dihasilkan oleh petani adalah jagung.
sekarang bagaimana jika petani tadi menambah salah satu inputnya,katakanlah tenaga kerjanya? setiap pertambahan input tentunya akan menambah output. jika petani tadi menambah jumlah tenaga kerjanya maka munkin ia akan meng hasilkan jagung labih banya karena semua lahan dapat di tanami lebih cepat.
jadi,jika kita lihat bahwa denga menambah tenaga kerja dan menganggap faktor produksi atau input lainya tetap,maka output juga bertambah.dlm hal ini,tenaga kerja dianggap sebagai faktor produksi variabel {dapat di ubah}.
D.Hukum produk marjinal yang smakin menurun
kita sekarang kembali ke contoh petani jagung tadi.penambahan satu pegawai ternyata dapat meningkatkan jumlah hasil jagung karena lahan ditanami secara maksimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar