PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI
B. Prinsip Ekonomi
3. Pengertian Prinsip Ekonomi
Adalah tindakan untuk mendapatkan hasil yang maksimun dengan pemanfaatan biaya tertentu
4. Politik Ekonomi
Adalah kebijakan yang dijalankan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat.
Contoh : kebijakan pemerintah untuk menjalankan politik moneter guna menanggulangi inflasi.
politik moneter : Tindakan
moneter pemerintah untuk menekan laju inflasi dengan menaikkan
diskonto, melaksanakan operasi pasar terbuka,dan meningkatkan cadangan
umum bank komersial.
C. Motif Ekonomi
2. Pengertian Motif Ekonomi
Motif
ekonomi adalah untuk melakukan tindakan ekonomi dalam rangka mencapai
kemakmuran. Dengan motif ekonomi orang melekukan kegiatan ekonomi, misal
produksi suatu barang atau menjalankan sebuah perusahaan. akan tetapi
yang jelas motif ekonomi mula-mula adalah golongan untuk kesejahteraan
diri sendiri dan keluarga. setelah hasrat terpenuhi barulah muncul
kehendak mensejahterakan pihak lain, atau pun tetap ada hubungannya
dengan yang bermotifasi.
b) Motif ekonomi individu atau perorangan
adalah
dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi dalam rangka mencapai
kemakmuran . walaupun org tersebut sudah makmur . tetap saja dia dia
ingin membuka usaha baru. Misal memproduksi barang atau menjalankan
suatu perusahaan .motif paling tinggi/mulia adalah membuka usaha nuk
menolong orang lain
b)Motif Ekonomi Perusahaan
Perusahaan mempunyai 3 motif ekonomi, yaitu:
· motif mencari keuntungan
setiap perusahaan termotivasi melakukan kegiatan adalah rangka mencari keuntungan dengan kata lain
perusahaan selalu berorientasi.
· motifasi memproduksi barang dengan harga murah
dalam
rangka menang persaingan, perusahaan memiliki motif untuk memproduksi
barang dengan harga murah tetapi mempunyai harga tinggi.
· motif menjaga kontinuitas perusahaan
perusahaan
didirikan dalam waktu yang tidak terbatas tetapi perusahaan tetap ada
jika kesenambungannya dijaga yaitu tetapi memiliki laba.Sehingga
pihak-pihak yang lain ada di perusahaan maelaksanakan aktifitasnya.
KONSUMEN DAN PRODUSEN
Kebutuhan dpt di penuhi benda pemuas kebutuhan yg berupa barang dan jasa .
3 tujuan kgiatan kunsumsi
Makan
,minum berpakaian adalah utuk memenuhi kebtuhan fisik scra lgsung
artinya benda kunsumsi tersebut kmu gunakan utk memenuhi kbthnmu hdup
scara langsung
A. konsumsi
1. konsumsi
ialah suatu bagian yg bertujuan utk mengurangi atau menghabiskan suatu
benda ( barang dan jasa ) dlm rangka memenuhi kebutuhan
2. ciri –ciri dan pembagian benda konsumsi
ciri - ciri benda konsumsi :
a. benda
yg dikonsumsi ditujukan utk memenuhi kebutuhan hidup.Penggunaan
gergaji,cangkul , mesin -mesin dan barang barang modal lainya yg
bertujuan menambah faedah benda tidak termasuk kegiatan konsumsi
b. manfaat ,nilai ataupun volume benda2.yg digunakan tersebut akan habis sekaligus atau berangsur angsur
pembagian habis / tidaknya benda konsumsi:
a. benda yg habis sekali pakai : makanan,minuman,obat obatan
b. benda yg pemakaiannya berulang ulang : baju,tas,sepatu dll
3 .tujuan kegiatan kunsumsi
Tujuan kegiatan konsumsi
adalah utk memenuhi kebutuhan hidup secara langsung. Makan ,minum
,berpakaian adalah untuk memenuhi kebutuhan fisik secara langsung
B. Teori perilaku kunsumen
Sumber daya yg tersedia sangat terbatas sedangkan pilihan kebutuhan tak terbilang banyaknya .
Konsep Pilihan
merupakan perilaku mendasar dari konsumen.Konsep dasar perilaku
konsumen menyatakan bahwa konsumen pd umumnya berusaha untuk mencapai
Utilitas (Utility}yg maksimal dari benda yang di konsumsinya.
utilitas adalah
seberapa besar sebuah barang atau jasa dapat memuaskan kebutuhan
seseorang atau ukuran kepuasan yg diterima dari penggunaan barang dan
jasa..
utilitas nilai /guna adalah kata lain dari kepuasaan .
Walau
tiap individu memiliki perbedaan kebutuhan,namun ada persamaan yaitu
setiap kunsumen berusaha memaksimalkan kepuasaanya dlm mengkonsumsi
barang.
Teori perilaku konsumen
dpt menjelaskan bagaimana cara seseorang memilih suatu prodak yang
diyakini memberikan kepuasan maksimum walaupun dibatasi oleh pendapatan
dan barang barang
Manfaat dan nilai guna suatu barang
Kegunaan benda
1. Kegunaan berdasarkan bentuk (utility of form)
2. Kegunaan berdasarkan tempat (utility of pleace)
3. Kegunaan berdasarkan waktu (utility of time)
4. Kegunaan berdasarkan kepemilikian (utility of possession / imnership)
b) Teori cardinal dan masalah kepuasan
PENDEKATAN KARDINAL ( sering juga disebut pendekatan marijinal utilty )
Pendekatan
cardinal dlm analisis kunsumen didasarkan pada : tingkat kepuasan atas
konsumsi suatu barang dapat diukurnya dengan satuan seperti
uang,jumlah,buah. Semakin besar jumlah barang yg di kunsumsi semakim
besar juga tingkat kepuasaan kunsumen.
Konsumen
yang rasional akan berusaha memaksimalkan kepuasan dgn pendapatan yg
dimilikinya dan selalu membuat pilihan yang akan memberi mereka
kepuasaan yg paling besar .
nilai guna total : Kepuasan total yg dinikmati konsumen atas barang/jasa secara keseluruhan
nilai guna marjinal /kepuasan marjinal : adalah tambahan kepuasaan yg dinikmati oleh kunsumen atas setiap tambahan barang /jasa yg dikonsumsinya
1.HUKUM GOSEEN 1 (sering juga disebut Hukum nilai guna marjinal yang semakin menurun)
menurut peneltian herman wenriich goseen :
hukum goseen 1
Jika
pemenuhan kebutuhan akan suatu jenis barang dilakukan secara terus
menerus,maka rasa nikmatnya mulamula akan tinggi,namun semakin lama
kenikmatan tesebut akan smakin menurun sampai kahirnya mencapai batas
jenuh
2.HUKUM GOSEEN II
Manusia
membutuhkan bermacam barang sementara penghasilan terbatas..shingga
pemenuhan kebutuhan harus mempertimbangkan tingkat
intensitas/mendesak/tidaknya kebutuhan tersebut.
hukum goseen 2
Konsumen akan melakukan konsumsi sedemikian rupa sehingganilai guna marginal setiap barang dan jasa yang dikonsumsi akan sama.
Artinya nilai akhir dari masing masing produk yang dikonsumsi memiliki nilai yang sama.
C. PRODUKSI
produksi adalah kegiatan menambah faedah suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan
tujuanya adalah memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran.Kemakmuran dapat tercapai jika barang dan jasa tersedia mencukupi.
D. FAKTOR PRODUKSI
adalah segala suatu yang di butuhkan untuk memproduksi barang dan jasa .
Factor factor produksi terdiri dari :
1. Faktor produksi alam / Faktor produksi asli.
Terdiri dari tanah ,air,sinar matahari,udara dan bahan tambang
2. Faktor produksi tenaga kerja
3. Faktor produksi produksi modal
4. Faktor produksi produksi keahlian
C. TEORI PRODUKSI
-faktor produksi di sebut juga masukan atau output
-faktor yang sbagai pengeluaran atau output cntoh produksi mabel
1. Klasifikasi faktor produksi
Untuk tujuan analisis proses produksi, faktor produksi (input) dapat dibedakan :
- Faktor produksi tetap adalah
faktor produksi yang tidak dapat diubah jumlahnya dalam waktu
tertentu. Faktor produksi ini dapat diubah, tetapi dengan biaya yang
sangat besar dan biasanya dalam jangka panjang. Contohoya adalah gedung,
mesin, dan kendaraan.
- Faktor produksi variabel adalah faktor produksi yang dapat diubah dengan cepat dalam jangka pendek. Contohnya adalah tenaga kerja dan bahan baku.
Keputusan - keputusan yang diambil oleh produsen berkaitan dengan penggunaan faktor produksi dibedakan atas :
- Jangka pendek adalah
periode waktu di mana minimal terdapat satu faktor produksi yang
bersifat tetap ditambah dengan satu atau beberapa faktor produksi
variabel.
- Jangka panjang
merupakan periode waktu, di mana semua faktor produksi berubah. Dengan
demikian dalam jangka panjang semua faktor produksi adalah variabel.
Jadi, konsep jangka waktu dalam hal ini tidak didasarkan pada periode waktu (hari, minggu, bulan, tahun), tetapi merupakan istilah paraa pakar ekenomi untuk tetap atau berubahnya faktor produksi.
Jadi, konsep jangka waktu dalam hal ini tidak didasarkan pada periode waktu (hari, minggu, bulan, tahun), tetapi merupakan istilah paraa pakar ekenomi untuk tetap atau berubahnya faktor produksi.
2.Perluasan Factor Produksi
Penambahan
hasil produksi dapat dilakukan dengan jalan menambah factor produksi
yang ada(ekstensifikasi) atau meningkatkan produktifitas factor produksi
yang ada (intensifikasi).
Hal hal yang harus diperhatikan untuk meningkatan produksi :
a.keterbatasan factor produksi
setiap daerah memiliki sumber daya alam yang berbeda. Misalnya, pulau
jawa dan bali memiliki perkembangan penduduk yang begitu pesat sehingga
lahan pertanian menjadi sangat terbatas. Meningkatkan hasil pertanian
tidak mungkin dilakukn dengan lahan baru. Oleh karena itu, meningkatkan
produksi pertanian di pulau jawa akan lebih cepat jika dilakukan dengan
cara intensifikasi. Misalnya, melalui perbaikan saluran
irigasi,penerapan teknologi yang baik, pemupukkan,dan pembibitan yang
baik.sedangkan peningkatan hasil produksi pangan diluar pulau jawa dan
bali masih mungkin di lakukan dengan menambah areal pertanian
(ekstensifikasi), yaitu dengan membuka lahan lahan pertanian baru yang
saat ini belum di kelola dengan baik.
b.besar kecilnya pengaruh penambahan input terhadap output
kenyataan menunjukan bahwa penambahan luas tanah dan penduduk dengan
biaya yang sama terhadap suatu produk dapat memberikan hasil yang
berbeda.oleh karena itu,agar kuantitas output dapat meningkat,kita perlu
memilih kombinasi input yang tepat.dalam meningkatkan produksi
pertanian,perlu di teliti kombinasi penambahan input yang di perkirakan
akan memberikan output paling besar (paling maksimal).apakah perlu
dilakukan dengan menambah sumber daya alam,sedangkan sumbber daya lainya
tetap atau menambah dua sampe tiga sumber daya.
c.Produk total, produk marjinal dan produk rata rata
Telah
kamu ketahui bahwa dalam produksi diperlukan factor-faktor produksi
atau input untuk menghasilkan barang dan jasa. petani jagung akan
memerlukan lahan pertanian, bibit jagung, pupuk,peralatan,dan tenaga
kerja.dalam hal ini,output yang dihasilkan oleh petani adalah jagung.
sekarang bagaimana jika petani tadi menambah salah satu inputnya,katakanlah
tenaga kerjanya? setiap pertambahan input tentunya akan menambah
output. jika petani tadi menambah jumlah tenaga kerjanya maka munkin ia
akan meng hasilkan jagung labih banya karena semua lahan dapat di tanami
lebih cepat.
jadi,jika kita lihat bahwa denga menambah tenaga kerja dan menganggap faktor produksi atau input lainya tetap,maka output juga bertambah.dlm hal ini,tenaga kerja dianggap sebagai faktor produksi variabel {dapat di ubah}.
D.Hukum produk marjinal yang smakin menurunjadi,jika kita lihat bahwa denga menambah tenaga kerja dan menganggap faktor produksi atau input lainya tetap,maka output juga bertambah.dlm hal ini,tenaga kerja dianggap sebagai faktor produksi variabel {dapat di ubah}.
kita sekarang kembali ke contoh petani jagung tadi.penambahan satu pegawai ternyata dapat meningkatkan jumlah hasil jagung karena lahan ditanami secara maksimal.